"Kerang Mr. Bean, Maknyos!"

"Kerang Mr. Bean, Maknyos!"
Bulan puasa ngeliat ini, kayaknya menggoda ya?
Ada satu kuliner di Istanbul yang bikin kantong cepat merosot. 
Bagi kalian para pecinta makanan sea food, dijamin kerang ini bakal bikin kalian lupa diri. Walaupun dengan harga yang murah meriah, berkisar 750 kurus (bukan kurus Body ya) sampai dengan 1 TL untuk kerang yang agak besarnya. 

Tapi, kalau makannya hajar terus ya pasti nggak nyadar lah sampai habis 20 TL (100 Ribu).  

Kerang inilah yang berhasil buatku nggak pernah puas, maunya pengen habisin semua yang ada di situ. Rakus banget ya? But, if you were me, i believe you will do the same.

Sembari makan kerang yang rasanya nendang banget di mulut, tiba - tiba aku ingat film Mr. Bean pas episode makan kerang di Hotel. Yang kerangnya udah nggak sedap lagi itu lho. Masih ingatkan?
Nah, bentuk kerangnya persis banget seperti itu. Sama seperti di film Mr Bean, kerang inipun juga mentah sebenarnya guys

Walaupun mentah, kerang ini sudah dibersihkan terlebih dahulu sebelum siap untuk dijual. Aman...aman......

Bukan cuma rasanya aja yang sedap..............
Yang bikin kerang ini tambah maknyos, ada nasi di dalamnya yang dimasak dengan rempah - rempah tradisional ala Turki. Dan rasanya itu lumayan asin sih menurutku. Tapi, dengan kombinasi antara rasa nasinya, daging kerang, dan sedikit perasan lemon. Wuihh...sumpah lezatnya itu nggak bisa dideskripsikan lagi deh dengan kata - kata. Pokoknya aku recommended banget kalau kalian ke Istanbul buat nyobain kerang ini!


Tinggal mau beli berapa TL, penjualnya langsung membukakan kerangnya untuk kita.
Kadang - kadang kita juga bisa langsung disuapin loh hihihii. Jangan lupa makannya pakai lemon ya, biar nggak bau amis.

Tapi, mau pakai lemon atau nggak, menurutku sih nggak bau amis kok. “srot-srot-Flu”.

Mau yang sudah masak? Yes, ada.

Kerangnya juga disajikan dalam versi masak hihihihi.
Tinggal selera kalian saja mau yang mana. Tapi, aku lebih suka yang masih mentah sih, rasanya kenyal - kenyal dan benar - benar gurih di mulut, yummy!

Ah, rasa kerang ini benar - benar ngangenin guys, setiap hari harus setor dulu jatah preman. Yah... minimal 5 TL lah. Haram hukumnya kalau nggak nyemil ini.

 
Anehnya itu, sebanyak apapun makan kerangnya, kok nggak bikin kenyangn ya? Padahal ada nasi loh di dalamnya. Nah, itulah sebabnya kenapa dompetku akhir - akhir ini bocornya sering kebangetan.

Belinya di mana?


Tentu belinya bukan di restoran ya................
Kita bisa menemukan pedagang penjual kerang ini di pinggiran jalan. Biasanya ada di daerah Uskudar, di tepi selat Bosphorus. Di Taksim juga ada, dan banyak lagi deh.
Kayaknya di mana - mana selalu ada yang jual. 

Mereka berjualan, tempatnya nggak selalu menetap guys, karena di Istanbul itu pedagang-pedangan kecil seperti ini dilarang berjualan di pinggiran jalan. Setiap sore pasti selalu ada polisi yang merajia pedagang - pedagang kecil. 
Jadi, mereka langsung berlari kencang sambil mengangkat dagangannya untuk mencari tempat persembunyian sementara. Ketika polisi sudah pergi, baru mereka kembali lagi berjualan ke tempat sebelumnya.

Harusnya moment-moment seperti ini harus digunakan  sebijaksana mungkin ya? Makan aja yang banyak, sebanyak - banyaknya, bayarnya nanti aja dulu. Pas ada polisi, pasti  pedagangnya kabur, iya kan? Nah, kita juga ikutan kabur, lumayankan bisa menghemat uang?

Hahahaha, becanda-becanda....

Jangan dicoba adegan berbahaya!




Info :

1 TL : Rp 5.000,-

1 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus