“Mengunjungi Hogwartnya Turki”

“Mengunjungi Hogwartnya Turki”

Di tepi selat Bhosporus, persiapan untuk petualangan
Kalau hashtagnya udah #jalan-jalan, pokoknya satu hari penuh maunya langsung di lahap habis. Masih berada diatas awan hampir mendarat, sudah tampak jelas ke-eksotisan kota seribu menara ini. Dengan menara – menara pencakar langit yang tertutupi oleh gumpalan-gumpulan awan kecil, 100 % sungguh serupa dengan pesona Hogwart difilm Harry Potter, ditambah lagi burung–burung terbang berkeliling dari ujung menara yang satu ke kujung menara lainnya,untung gak ada Dementor tuh hahaha....
Beneran deh ini serasa ada didunia fantasi banget!. Panorama luar biasa ini langsung getarkan jiwa para photographer. Serentak mereka langsung siapkan persenjatanya. Ah, Damn! Gak punya lensa panjang..........

Akhirnya kaki napak juga nih......
Explorasi kota Istanbul dimulai S E K A R A N G ........


Nah, sekarang aku sudah berada di jantung kota Istanbul nih. Sebuah kota yang menjadi salah satu tujuan wisata kelas dunia ini, ternyata masih menyisakan jejak dari beberapa peradaban di masa lampau, dan berhasil menyedot ribuan wisatawan asing untuk berkunjung setiap bulannya. Jadi, hari ini aku akan mengunjungi bangunan–bangunan termahsyur di kota ini yang terletak di kawasan Sultan Ahmed. Ada yang tau gak nama bangunnya apa? bangunan yang sempat dijadikan sebagai lokasi shooting film 99 Cahaya Di langit Eropa itu loh hihihi...
Yup,tepat sekali! namanya Hagia Sofia.



Bangunan yang memiliki 4 menara dan 1 kubah yang menembus cakrawala ini adalah Hogwartnya Turki hihi. Kok bisa? Yes, bener-bener 11:12 loh kaya Hogwart, suer!. Coba kamu lihat burung–burung yang terbang melintasi menara-menara itu, menurutmu bagaimana?.
Ah, aku langsung teringat film Harry Potter ke-1 “Sorcerer’s Stone” pas Harry Dkk belajar naik sapu terbang itu. Masih bisa bayangin gimana pesona menara–menaranya? That’s right! Imajinasi yang kubingkai selama bertahun–tahun pengen ngerasain atmosfirnya Hogwarts, akhirnya terwujud!.
Oh iya, seperti yang ku bilang tadi, bangunan ini telah menjadi salah satu lokasi shooting film 99 cahaya di langit eropa. Tepatnya  pas adegan Fatma ketemu sama Rangga dan Hanum sebelum mereka balik ke indonesia itu loh.....

Oke, langsung aja yuk kita masuk ke dalam.....
Pintu Masuk Hagia Sofia
By the way, kalian tau gak sejarah bangunan ini dulunya apa?. Harus tau loh! kalo jalan–jalan di Istanbul, rasanya kurang afdol kalo gak tau sejarahnya juga hihihi, namanya aja kota peradaban dari 3 dinasti, sumpah kerasa banget atmosfirnya......



Jadi, Hagia Sofia ini dulunya adalah gereja Orthodox terbesar didunia sebelum adanya gereja di Vatikan, guys... Hah??? gereja? Iya... Gereja ini dulunya dibangun oleh kekaisaran Byzantium Romawi Timur, tepatnya pada tahun 537 M. Terus, gereja ini berjaya selama 8 abad lamanya dan menjadi bangunan termegah dengan desain arsitektur yang berhasil memukau setiap orang yang berkunjung pada jamannya.


Dengan arsitektur yang masih terawat selama ribuan tahun ini berhasil buat semua orang disini takjub dan merinding. Sampai-sampai aku terhanyutakan kubahnya yang sedemikian besar dan tinggi, dengan jendela-jendela di atasnya yang menumpahkan cahaya yang berpendar keemasan tatkala masuk ke dalam interiornya, sungguh menghadirkan aura mistis dan pesona yang unik. Tentunya panorama ini tidak akan dijumpai di bangunan manapun di Istanbul!.

Lukisan Di Pintu Utama Hagia 
Tak heran, begitu memasuki pintu utama, lukisan khas perjalanan Yesus menghiasi  atap selasar panjang menuju ruang utama. Namun, suasana mendadak berubah ketika kita memasuki pintu ke aula utama di lantai dasar, guys. Ada apa disana?

Coba kalian lihat itu! dua buah lempengan bundar raksasa tergantung di atas pilar-pilar utama,  bertuliskan lafaz ‘Allah’ dan ‘Muhammad’. Aula utama inilah yang menjadi ruang shalat utama pada tahun 1435 setelah runtuhnya Konstantinopel. Kekaisaran Ottoman merebut wilayah ini dan mengubah Hagia Sophia menjadi tempat beribadah kaum muslim. Melihat mozaik dari dua agama yang berdampingan begitu mesranya disini sungguh buatku mengerti betul hakikat dari kata “Persaudaraan” dan “Perdamaian” antar umat beragama.

Jadi, Sejak tahun 1935 Hagia Sofia telah dijadikan sebagai museum. Kalian hanya menghabiskan uang 30 Lira saja untuk masuk kedalam, yah berkisar 150 ribu rupiah deh, 150 ribu ? Yup, Exactly! Tarifnya memang sangat menyiksa kantong mahasiswa hehehe.


Gak heran sih, soalnya Turki kan negara maju,  jadi segala sesuatu di sini memang serba mihiiillllll....Oh iya, museum ini buka mulai pukul 9 pagi sampai jam 7 malam ya.Tentunya, pukul 7 malam di Istanbul masih terang benderang hihi......

Menyusuri setiap sudut Hagia Sophia memang menjanjikan banyak kenangan yang begitu mendalam bagiku. Atmosfir yang tak berhenti membisikkan jutaan cerita bener–bener bakal bikin aku susah move on hahaha....
Setelah berkunjung dari Hagia Sofia ini, pokoknya aku usahain gak ngelirik kiri – kanan dulu deh. Karena aku yakin bakalan banyak godaan yang sudah pasti mencuri perhatianku berada di kawasan Sultan Ahmed ini. Soalnya aku sudah memantapkan hati untuk menyantap kuliner  terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan kita menjadi pelancong di kota ini...hehee.....

Okeh, aku keluar dulu nih ceritanya dari Hagia Sofia...........

Memang aku sengaja keluar lewat pintu samping biar gak tergoda dulu dengan bangunan spektakuler lainnya. Ingat  M A K A N !
HAH!!!! Apa apaan ini???
WOW!!!!!!!!

Pesona Tulip Di Samping Hagia Sofia

Ini panorama sumpah gila banget!. Yang satu ini nih namanya bener – bener super memanjakan mata!. Ah! sumpah deh aku gak nyesel banget berkunjung ke Istanbul di musim semi. Spring memang waktu yang sangat tepat untuk menyaksikan festival tulip. Sungguh aku tak habis pikir bisa melihat rerumpunan bunga dari negeri jepang itu hadir disini, gimana ceritanya coba? Ah, ini bener – bener kaya di negri dongeng, ternyata the power of fantasy becomes reality!........yuhuuu.....
Coba lihat perpaduan itu! ribuan tulip dengan corak warna yang beragam dan rapatnya sakura yang memagari tulip itu, bikin mata setiap orang tambah terbelalak. Ah, sudahlah, tak ada habisnya kalau memuji kota ini. Masih banyak yang perlu kita telusuri lagi di kawasan ini........
ku lihat  orang – orang pada berdesakkan di festival itu dengan tongsisnya, oh.. moment ini haram hukumnya kalo terlewatkan hahaha. Aku langsung berbaring meresapi keindahan panorama ini. Segarnya tulip dan sakura suntikkan hormon endorphin yang sukses bikin aku guling-guling ,tiarap, dan loncat-loncat gak jelas di samping tulip-tulip dan sakura yang diberi pembatas itu. Yah kayak film– film Bollywood gitu deh pokoknya..... hahaha.........
*jepret* ku ambil beberapa gambar dilautan festival itu. Serius! hamparan bunga – bunga ini benar – benar bikin badan lupa diri, padahal masih belum di-charge loh badan sejak dari tadi pagi pas baru nyampe.

Ternyata lewat pintu depan dan samping sama–sama berbahayanya. Nah, sekarang aku mau beli donner (Aneka kebab Turki) dulu ya, katanya gak jauh dari Hagia Sofia ini  ada tempat yang menyajikan beberapa menu kebab yang super lezatnya.....
Jadi penasaran dan gak sabar pengen nyicipin. 

Aku kesana dulu yaaaa........

Sampai ketemu di Basilica Cistern.......
Basilica Cistern????.......

Tempat apa itu??......

9 komentar:

  1. Aakkk keren bangettt!! Ajak aku kesana kaaaa... pengen ke hagia sofia juga :') mau liat indahnya hagia sofia, tulip tulipnya duuhh.. keren banget Subhanallah......
    Baca blog kka jadi kaya ngikut kesana deh hohoho.
    Di tunggu cerita berikutnya ya kak!

    BalasHapus
    Balasan
    1. kk baca blognya ocah juga melting banget wkwkwk...... thanks to read it!!!!

      Hapus
  2. OMG ... those flowers.. i feel like touching them. They're sooo gorgeous ^-^
    (By the wsy i have another blog u know..its www.momtraveler.com)

    #promosigila

    BalasHapus
    Balasan
    1. let's visit! okay Miss i will looking for it...........

      Hapus
  3. Turkey on Vacation!
    Emmm…I’m so envy! Jujur q juga pingin suatu saat bilang, “Imajinasi yang kubingkai selama bertahun–tahun pengen ngerasain atmosfirnya Hogwarts, akhirnya terwujud!” Wah itulah harapan para penghayal agar their dreams come true :D
    Q sangat menikmati sekali mulai dari cerita langsungmu-tulisanmu ini, Kun. Ngalir gitu aja, serasa q yang jadi km hohoho.
    Bangunan2an tua yang masih kokoh, peninggalan sejarah Islam, tulip, budaya disana..YAAA! Pengen deh buktiin sendiri & ngerasain langsung!
    Bener2 Kalkun yang beruntung bertemu dengan kesempatan yang luar biasa :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sih.... makanya banyakin tidur.... mimpikan dari tidur :d
      thanks ya, sudah membaca blog saya, walaupun masih pemula dalam tulis-menulis hihihi :D thanks GAdis Turki cap Kecap

      Hapus
  4. Ra usah tambahin kata kecap bisa :/
    you and me sami mawon :D

    iya sama", q juga terhibur bacanya. keep ngeblog ya!

    BalasHapus
  5. assalammualaikum..
    itu ketemu tulip dan sakura, jalannya kapan ya waktu itu? bulan & tgl (detail yak.. :D)

    makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam Nisa
      Aku kesana bulan Maret, Spring hihihi

      Hapus